LAPORAN KKN TAMANASRI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran
Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) merupakan
kegiatan intrakulikuler yang dilaksanakan di perguruan tinggi. Hampir
seluruh perguruan tinggi negri dan swasta telah menetapkan dan melaksanakan KKN
PPM sebagai salah satu kegiatan intrakulikuler yang wajib ditempuh oleh
mahasiswa program strata satu (S1).
Universitas Islam Malang (UNISMA)
sebagai salah satu perguruan tinggi Islam telah menetapkan KKN PPM sebagai
kegiatan intrakulikuler yang wajib ditempuh oleh mahasiswa. KKN PPM sebagai
pengabdian kepada masyarakat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa
untuk belajar dan bekerja bersama dengan masyarakat berdasarkan suatu realitas.
Pada hakikatnya KKN PPM tercakup
kegiatan perkuliahan intrakulikuler dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat
yang dialakukan oleh mahasiswa, baik didalam kampus maupun diluar kampus atau
di masyarakat, teruatama di kelurahan/pedesaan.
Kegiatan ini ditunjukkan untuk mengembangkan kepekaan rasa dan kognisi
sosial mahasiswa serta membantu proses pembangunan terutama masyarakat.
Dalam
kegiatan KKN PPM tercakup kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat. KKN PPM dapat juga diartikan sebagai bentuk penyatuan kegiatan
antara pengabdian masyarakat dengan pendidikan, danpenelitian Oleh karena itu, KKN PPM merupakan proses
pembelajaran mahasiswa terhadap realitas kehidupan di masyarakat.
Adapun landasan kegiatan KKN PPM
yaitu :
1. Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional.
2. Peraturan Pemerintah No.60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi.
3. Keputusan Menteri bersama Menteri Negara
Kependudukan/BKKBN dan Mendiknas, No. 278/HK-104/E6/96 dan No.0341/UI/1996
tentang Peran Serta Mahasiswa Indonesia dalam Program Pembangunan Keluarga
Sejahtera dalam rangka Peningkatan Penanggulangan Kemiskinan.
4. Keputusan Menteri Agama RI No.383 Tahun
1997 tentang Kurikulum Nasional Program Sarjana (S1).
5. Keputusan Rektor UNISMA No.49/16/U.IV/2008
tentang Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN
PPM) di lingkungan UNISMA Malang.
1.2.
Pokok Permasalahan
Adapun
pokok permasalahan yang menjadi sasaran program KKN-PPM adalah sebagai berikut:
1.2.1 Bagaimana meningkatkan kepedulian
Masyarakat terhadap pengembangan potensi yang ada didesa Tamanasri
1.2.2 Bagaimana cara meningkatkan keinginan
masyarakat memperbaiki pendapatan dengan menjadi wirausaha menuju desa mandiri
1.2.3 Bagaimana cara meningkatkan kepedulian
masyarakat terhadap infrastruktur desa
1.2.4 Bagaimana cara menumbuhkan dan
meningkatkan pemahaman tentang bahaya narkoba dan sosial Media
1.3.
Tujuan
Secara umum kuliah kerja
nyata mempunyai tujuan, yaitu :
1.3.1
Mahasiswa
memperoleh pengalaman belajar yang berharga melalui
keterlibatan dalam masyakarat yang secara langsung menemukan, merumuskan,
memecahkan dan menanggulangi permasalahan pembangunan secara pragmatis
interdisipliner.
1.3.2
Mahasiswa
dapat memberikan pemikiran berdasarkan ilmu, teknologi dan seni dalam upaya menumbuhkan, mempercepat gerak serta
mempersiapkan kader pembangunan.
1.3.3
Perguruan
tinggi dapat mencetak sarjana pengisi teknologi struktur dalam masyarakat yang
lebih menghayati kondisi gerak dan permasalahan yang komplek dihadapi masyarakat dalam
melaksanakan pembangunan. Dengan demikian output perguruan tinggi
secara relatif menjadi siap pakai dan terlatih dalam menaggulangi permasalahan
pembangunan yang lebih pragmatis dan interdisipliner.
1.3.4
Meningkatkan
hubungan antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah, instasi terkait dan
masyarakat sehingga perguruan tinggi lebih dapat berperan dan menyesuaikan
pendidikan dan penelitiannya dengan tuntutan realistis dari masyarakat yang
sedang membangun.
Ø Bagi Mahasiswa
a. Memperluas pemahaman dan penghayatan
mahasiswa tentang kenyataan kehidupan (termasuk keagamaan) pada masyarakat
pedesaan atau kelurahan.
b. Memupuk semangat
solidaritas/kesetiakawanan sosial terhadap masyarakat pedesaan/kelurahan.
c. Menumbuhakan semangat pengabdian mahasiswa
dalam membantu memecahkan problem kemiskinan sebagai realitas kehidupan
masyarakat pedesaan/kelurahan.
d. Melatih mahasiswa mengambil keputusan yang
tepat dan cepat dalam mengatasi keterbelakangan masyarakat.
Ø Bagi Perguruan Tinggi
- Merupakan upaya konkret untuk mewujudkan aspek pengabdian masyarakat,
sebagai unsur ketiga dari tridarma perguruan tinggi.
- Sesuai dengan hakikat dan misi UNISMA sebagai perguruan tinggi Islam,
melalui KKN PPM ini dapat menjebatani teori-teori atau pengetahuan
mahasiswa dengan realitas kehidupan masyarakat.
- Melibatkan perguruan tinggi dalam upaya menggali kenyataan/empirik
realitas dan keagamaan masyarakat.
- Ikut serta dalam memecahkan problem sosial-keagamaan dan masyarakat
sebagai manifestasi dan tanggung jawab sosial dalam mengembangkan misinya.
- Secara khusus, KKN PPM juga merupakan upaya keikutsertaan perguruan
tinggi dalam memecahkan problem-problem di pedesaan/kelurahan, baik
menyangkut masalah pendidikan, maupun pengembangan amal usaha lainnya.
Ø Bagi Masyarakat
a.
Memperkuat
kesadaran tentang pentingnya ketahanan soisal keagamaan dalam kehidupan majemuk
yang dilandasi dengan keimanan yang kokoh dan pemahaman yang benar tentang
nilai ajaran Islam.
b.
Memperoleh
bimbingan dalam berbagai masalah kehiduapan secara menyeluruh dilihat dari
berbagai prespektif IPTEKS, sosial, agama, budaya, ekonomi dan politik.
c.
Menumbuhkan
rasa anggung jawab akan perlunya mewujudkan keluarga sejahtera melalui
pemahaman yang benar tentang ajaran
BAB II
PROFIL DESA TAMANASRI
2.1
KondisiGeografis

Secara Geografis
Desa Tamanasri dapat dikatakan sebagai desa perbukitan/pegunungan karena berada
di lereng Gunung Semeru dengan ketinggian sekitar 650-750 m di atas permukaan
air laut. Suhu rata-rata Desa Tamanasri adalah 19-25 0c.
Desa Tamanasri memiliki Luas Wilayah yaitu 470,485
Ha. Luas lahan yang ada terbagi ke dalam beberapa
peruntukan, yang dapat dikelompokkan seperti untuk fasilitas umum , pemukiman,
pertanian, perkebunan, kegiatan ekonomi dan lain-lain. Terbagi menjadi 2 Dusun,
yaitu Dusun Kampunganyar dan Dusun Krajan
Secara
administratif Desa Tamanasri
berada dalam wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Jarak tempuh Desa Tamanasri ke ibu kota kecamatan sekitar + 6
kilometer, sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten sekitar+ 83
kilometer. Adapun batas-batas wilayah desa sebagai berikut:
- Sebelah Utara : Desa Simojayan
- Sebelah Barat : Desa Tirtoyudho
- Sebelah Selatan : Tirtomarto
- Sebelah Timur : Desa Sonowangi
2.2
KondisiDemografis (Kependudukan)
Desa Tamanasri
mempunyai jumlah penduduk sebanyak 4.567 jiwa dengan rincian:
1. Laki-laki :
1.889 jiwa
2. Perempuan :
2.830 jiwa
3. Jumlah kepala keluarga (KK) : 1.017 KK
Selain itu,
tingkat pendidikan penduduk Desa Tamanasri sebagian besar adalah tamatan
sekolah dasar. Dengan rincian diantaranya:
1. Tidak tamat SD/Sederajat : 758 orang
2. Tamat SD/Sederajat : 2.085 orang
3. Tamat SMP/Sederajat : 105 orang
4. Tamat SLTA/Sederajat : 65 orang
5. Tamat Perguruan Tinggi : 15 orang
Mayoritas
penduduk desa Tamanasri memeluk agama Islam. Sedangkan mata pencaharian
penduduk desa Tamanasri
bermacam-macamsesuai dengan sektornya sebagai berikut:
1.
Sektor Pertanian
-
Buruh Tani
316 orang
-
Pemilik Usaha Tani 1344 orang
2. Sektor Perdagangan
-
Karyawan perdagangan Hasil Bumi 9 Orang
-
Buruh perdagangan Hasil Bumi 63 Orang
3. Sektor Jasa
-
Pegawai Negri Sipil 12 Orang
-
Perawat Swasta 1 Orang
-
Guru Swasta 26 Orang
Terdapat beberapa
fasiltas/bangunan milik Desa/Pemerintah yang dimiliki oleh desa Tamanasri
diantaranya:
1.
Sekolah SDN :
1 buah
2.
Sekolah Madrasah :
2 buah
3.
Balai Desa :
1 buah
4.
Sekolah
RA
5.
Sekolah
TK
Keadaan
ekonomi di desa Tamanasri cukup baik. Hal ini terbukti dengan majunya sektor
pertanian, peternakan dan sudah adanya beberapa industri rumahan baik dalam
skala kecil sampai besar. Pada sektor
peternakan sebagian besar pada bidang pertanian desa Tamanasri merupakan
penghasil kopi, karena di setiap
ladang dusun selalu ada tumbuhan kopi dan mayoritas masyarakatnya berpenghasilan dari perkebunan Kopi.
2.5.
Kondisi Potensi Desa/Kelurahan
Potensi yang ada di Desa
Tamanasri adalah Kopi, yang biasa disebut Kopi Robusta Dampit, ada beberapa
prodak kopi yang dihasilkan oleh Desa Tamanasri mulai dari biji kopi mentah,
biji kopi yang sudah kering atau yang telah menjadi bubuk kopi yang terdiri
dari dua macam yakni, bubuk kopi asli dan bubuk kopi campuran. Untuk Bubuk kopi
campuran, bubuk kopi yang sudah ada dicampur dengan bubuk jagung.
2.6.
Potensi
produktifitas Sumber Daya Alam
Sebagaimanatopografiwilayah
Ampelgading, kondisitanahsebagianbesardataran Tinggi, yang
dapatdialiriIrigasiteknis.Terutamadanadanysungai yang mengalir,
halinisangatmendukunglajuperekonomianmasyarakatterutamadibidangpertanian yang
didukungolehkeberadaantanahnya yang subur.
Jalanan didesa Tamanasri juga
dilalui kendaraan pengangkut hasil Tambang yakni Pasir. Adapun data mengenai
lingkungan desa Tamanasri adalah sebagaiberikut:
-
LahanPekarangan : Ada
-
PemanfaatanPekarangan : Kebun Milik
pribadi
-
Cara PemanfaatanPekarangan :TanamanPangan
-
Jenistanaman di Pekarangan :Kopi, Singkong, Cabe, Kayu
-
JenisTernak :Sapi dan Kambing
-
Jenis lain :Pembuatan Kripik Singkong
Selain itu, desa Tamanasri mempunyai
potensi-potensi lain yang bisa dikelola lebih lanjut, diantaranya:
- Bid.
Pendidikan :Sekolah
- Bid.
Kesehatan :PosyandudanPolindes
- Bid.
Ekonomi : KUD
- Bid.
Pemberdayaan : PKK
- Bid.
Kepemudaan : Karangtaruna
- Bid.
Lingkungan : Sumber Air dan Sungai
Namun,
melihat data potensi di atas yang kami dapat dari pihak desa, ternyata desa Tamanasri belum memiliki akses untuk mengelola dan memasarkan prodak
unggulan yang dimiliki daerah tersebut yakni Kopi
BAB III
STRUKTUR
KKN PPM UNIVERSITAS ISLAM MALANG 2018
KELOMPOK 24
DS. TAMANASRI, KEC. AMPELGADING KAB. MALANG
3.1
Struktur Kepengurusan
Dosen Pembimbing Lapanga : Dr.
Afifuddin S,Ag. M,Si
Ketua Koordinator Desa : Iqbal Ramadhan
Wakil Koordinator Desa : Sintia Novita Sari
Sekretaris I : Maaniya Ilma Tamama
Sekretaris II : Mohammad Alfin
Bendahara I : Putri Nurfadilah
Bendahara II : Umi Kalsum
|
Bid. Keagamaan 1. Nashihul
Umam 2. Muhammad
Dimas A 3. Kurniawati 4. Marissa |
Bid.
Humas & Dekdok 1. Irfan
Sanusi 2. Sidqon
Akhsan 3. Esty
Kusuma Anggraini 4. Aisyah
Dian Sulistyaningrum |
|
Bid.
Konsumsi 1. Ridwan
Wicaksono 2. Deni
Sartika 3. Shilvie
Damayanti Lestari 4. Khodiroh
Shokibatun |
Bid. Event 1. Novalia
Pertiwi 2. Eka
Rahayu 3. Taslim
Pua Gading 4. Lutfi
Hakim |
|
Bid. Pendidikan 1. M.
Zainuri 2. Mariyana
3. Hanadi
Ahmad Algadri 4. Elisabet
susianti ningrum |
Bid. Acara 1. Anisa
Harimurti 2. Syarif
Hidayatullah 3. Baiq
Armiana Malahayati |
3.2
Struktur Panitia Kegiatan
3.2.1
Kegiatan Sosialisasi Kewirausahaan Menuju
Masyarakat Mandiri

3.2.2.
Kegiatan Pembuatan Plank nama jalan

3.2.3.
Kegiatan Pembelajaran Sekaligus Praktek
Penanaman dan perawatan tanaman Hidroponik

3.2.4.
Kegiatan Pengajaran Madrasah Ibtidaiyah
dan TPQ

3.2.5.
Kegiatan Sosialisasi Penyembelihan dan
penyimpanan daging Qurban secara Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH)

3.2.6.
Kegiatan Lomba-lomba dalam rangka
memperingati HUT RI yang ke-73

3.2.7.
Kegiatan Pendampingan PKH

3.2.8.
Berpartisipasi dalam pengisian data petani
Nasabah penerima bantuan dari Bank BNI

3.2.9.
Kegiatan Pemupukan tanaman kopi
menggunakan pupuk organik (Ajifol dan Amina) dari PT. Ajinomoto

3.2.10.
Kegiatan Penyuluhan dan sosialisasi
penyalahgunaan Narkoba dan Bersosial Media

3.2.11.
Ikut sera dalam aktivitas Posyandu

3.2.12.
Safari Tahlil setiap malam jumat (Putra)
dan Safari Maulid diba’ setiap jum’at siang (Putri)

3.2.13.
Kegiatan Tasyakuran dan Pengajian umum
dalam Rangka perpisahan

BAB IV
RENCANA DAN PROGRAM KERJA
KKN-PPM KELOMPOK 24 DESA TAMANASRI KECAMATAN AMPELGADING KABUPATEN MALANG
4.1.
RANGKAIAN
KEGIATAN KKN-PPM KELOMPOK 24 TAHUN 2018
|
PROGRAM |
WAKTU |
SASARAN |
PENANGGUNGJAWAB |
|
1.
KELEMBAGAAN · Non Fisik a.
Sosialisasi Program Kerja · Fisik a.
Pembentukan Posko dan Struktur Organisasi b.
Perawatan Posko |
8-8-2018 8-8-2018 Setiap hari |
Perangkat Desa Perangkat Desa |
Iqbal Ramadhan ALL KKN |
|
2.
KESEHATAN ·
Fisik Kegiatan Posyandu
Imunisasi Vitamin A |
13-8-2018 |
Warga Desa |
ALL KKN Putri |
|
3.
PENDIDIKAN ·
Fisik
|
Senin-sabtu Setiap hari |
|
M. Zainuri Marrisa |
|
4.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ·
Non Fisik a.
Teknik penyembelihan dan penyimpanan daging secara ASUH (Aman, Sehat,
Utuh dan Halal ) b.
Sosialisasi Kewiausahaan menuju Masyarakat Mandiri ·
Fisik c.
Pengenalan Produk baru untuk PKH (Program Keluarga Harapan ) d.
Lomba 17 Agustus e.
Peserta Karnaval kecamatan Ampelgading bergabung bersama warga RT 12 f.
Ikut serta dalam Pemupukan Tanaman Kopi dengan Menggunakan
Pupuk Organik (Ajifol dan Amina) dari Perusahan Ajinomoto g.
Berpartisipasi mengarahkan pengisian
data nasabah BNI yang menerima bantuan modal pertanian. |
18-8-2018 4-9-2018 12-8-2018 19-8-2018 30-8-2018 9-8-2018 28-8-2018 28-8-2018 |
Warga Desa PKH dan Warga Desa Anggota PKH Warga desa dan siswa MI Warga RT 12 Penerima bantuan pupuk organik Kelompok Tani |
Lutfi Hakim Syarif Hidayatullah Sintia Novitasari Mohammad Alfin Taslim Pua Gading Sidqon Akhsani Novalia Pratiwi |
|
5.
PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN · Fisik a.
Kerja bakti desa, penanaman Pohon dan Pemasangan Bendera
dipinggir jalan b.
Pembelajaran sekaligur praktek penanaman tanaman Hidroponik |
-8-2018 4-9-2018 5-9-2018 |
|
ALL KKN Khadiroh Sokibstun |
|
6.
INFRASTRUKTUR · Fisik a.Pembuatan Plank nama-nama Jalan |
\ 5-9-2018 |
|
Maaniya Ilma Tamama |
|
7.
TEKNOLOGI · Non fisik a.
Dampak positif dan Negatif penggunaan media sosial bagi generasi Muda
|
3-9-2018 4-9-2018 5-9-2018 |
Siswa-siswi MTs |
Nashihul Umam M. Zainuri |
|
8.
KEAGAMAAN · Fisik a.
Safari Tahlil Rutinan setiap malam jum’at bersama jamaah di setiap RT b.
Safari Maulid Diba’ setiap Jumat siang bersama jamaah desa Tamanasri c.
Pengajian Umum |
|
Warga Desa Warga Desa |
ALL KKN Putra ALL KKN Putri Muhammad Dimas Albidin |
4.2. PROGRAM KERJAKELOMPOK
PROGRAM KERJA
KELOMPOK
Desa / Kelurahan,
Kecamatan : Tamanasri, kec. Ampelgading
|
Jenis Prgram |
Tujuan |
Target |
Sasaran |
Strategi/ Teknik |
Jadwal |
Penanggung Jawab |
Keterangan |
|
PROGRAM : UNGGULAN
1.Bidang
Pemberdayaan Masyarakat. SOSIALISASI
KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENUJU MASYARAKAT MANDIRI |
Menumbuhkan
jiwa dan motivasi berwirausaha pada
masyarakat baik dikalangan ibu-ibu, bapak-bapak maupun pemuda desa untuk
menuju masyarakat yang mandiri |
Menambah
wawasan masyarakan desa tamanasri perihal berwirausaha dan menjadi seorang
wirausahawan yang mandiri dan pandai membaca dan memanfaatkanpeluang |
warga desa
tamanasri, ibu-ibu PKH serta pemuda-pemuda desa |
Mengajak masyarakat desa tamanasri untuk mengikuti sosialisasi yang
di berikan Memberikan contoh dan implementasi menjadi seorang wirausahawan Memberikan
pelatihan kecil dalam pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi kerajinan yang
mempunyai nilai harga jual |
Ø
Sosialisasi
di laksanakan pada tanggal 04 September 2018 di balai desa Tamanasri pada
pukul 13.00 – selesai Ø Pelatihan pembuatan kerajinan tanggal
04 September 2018 pukul 14.00 – selesai di Balai Desa Tamanasri |
1.Syarif Hidayatullah 2.Shilvie Damayanti Lestari 3.Hanadi Ahmad Algadri |
Terealisasikan |
|
PROGRAM : POKOK 1.Bidang
Infrastruktur. PEMBUATAN PLANK NAMA JALAN DI DUSUN
KAMPUNGANYAR |
Membantu melengkapi fasilitas desa |
Memperjelas petunjuk jalan di yang ada didusun
Kampunganyar |
Gang dan jalan yang ada di Dusun Kampunganyar |
Memasang Plank nama jalan. |
5-9-2018 |
Maaniya Ilma Tamama |
Terealisasikan |
|
2.Bidang
Pemberdayaan Lingkungan. PEMBELAJARAN SEKALIGUS PRAKTIK BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK. |
Peserta
dapat mengetahui teknik budidaya tanaman hidroponik dengan baik dan benar. |
Menambah wawasan ibu-ibu dusun kampuung anyar desa tamanasri perihal teknik budidaya tanaman hidroponik |
Ibu-ibu warga dusun kampung anyar desa tamanasri. |
Mengajak ibu-ibu dusun kampung anyar desa tamanasri untuk mengikuti pembelajaran sekaligus praktik yang
di berikan. |
Pembelajaran
dan praktik di laksanakan pada tanggal 06 september 2018 di rumah salah satu warga dusun kampung
anyar desa Tamanasri pada pukul 07.00 – selesai |
1.Khodiroh
Shokibatun 2.Eka Rahayu 3.Irfan
sanusi |
Terealisasikan |
|
PROGRAM : PENUNJANG. 1.Bidang
Pendidikan Ø PENGAJARAN
MADRASAH IBTIDAIYAH Ø PENGAJARAN
TPQ |
Untuk memberikan ilmu yang bermanfaat, serta memberikan
pemahaman terhadap pentingnya iptek · Untuk
memperlancar, memahami bacaan Al-Quran dengan baik dan benar. · Santri
dapat menghaFalkan surat-surat pendek dalam al-qur’an |
Peserta didik mampu memahami materi dan mampu
mengerjakantugas-tugas yang diberikan · Santri
mampu membaca iqro’ dan al-qur’an dengan baik dan benar · Santri
mampu menghafal surat-surat pendek dalam al-qur’an dengan baik dan benar |
Siswa-siswi kelas 1-6 MI Santriwan dan santriwati yang belum sekolah,TK dan
MI/SD, MTS |
· Mengajak
peserta didik untuk menulis, membaca,
mendengar dan memahami pelajaran yang disampaikan · Memberi
tugas pekerjaan rumah (PR) dan tanya jawab Metode Tartil, Metode Iqra’ |
Senin-sabtu Setiap Hari |
M. Zainuri (CO) ALL KKN M. Zainuri (Co),
Dimas, lutfi, umam, ridwan, alfin, gading, syarif, Marissa, Mariyana, Khodiroh, Deni, Eka,
Kurnia, Hanadi, Umi, Novalia |
Terealisasikan |
|
2.Bidang
Pemberdayaan Masyarakat. Ø SOSIALISASI
PENYEMBELIHAN TERNAK QURBAN DAN CARA MENDAPATKAN DAGING YANG AMAN SEHAT UTUH
HALAL (ASUH) |
Peserta sosialisasi dapat mengetahui teknik
penyembelihan hewan qurban dan cara mendapatkan daging yang Aman Sehat Utuh
Halal (ASUH) |
Menambah wawasan masyarakan desa tamanasri perihal
teknik penyembelihan dan cara mendapatkan daging yang ASUH |
Seluruh masyarakat desa tamanasri, ibu-ibu PKH serta
pemuda-pemuda desa dan peserta KPN 2018 |
Mengajak masyarakat desa tamanasri untuk mengikuti
sosialisasi yang di berikan Mengunjungi kelompok peternak desa tamanasri serta
panitia kurban untuk memberikan arahan mengenai teknik penyembelihan |
Ø Sosialisasi
di laksanakan pada tanggal 18 agustus 2018 di balai desa Tamanasri pada pukul
13.00 – selesai Ø Kunjungan
ke takmir masjid, tokoh-tokoh masyarakat dan kelompok ternak |
1. Lutfi
Hakim 2. Aisyah
Dian S 3. Deni
Santika |
Terealisasikan |
|
Ø LOMBA-LOMBA
DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT RI KE-73 |
Menanamkan sikap kebangsaan kepada anak-anak dan warga
desa |
Menyemarakkan peringatan HUT RI ke-73 |
Siswa-siswi MI Raudhatul Ulum dan warga desa RT 14 |
Mengadakan berbagai macam lomba untuk warga desa |
19-8-2018 |
1.
Mohammad Alfien 2.
Umi Kalsum 3.
Kurrniawati
|
Terealisasikan |
|
Ø PENDAMPINGAN
PKH |
Kelompok PKH mampu mempergunakan bantuan dana PKH
dengan baik. |
Kelompok PKH memiliki usaha harian untuk menunjang
kebutuhan sehari-hari |
Ibu-ibu yang mengikuti Kelompok PKH |
Memberikan ide kreatif jajanan unik yang dapat di
produksi (Produk Home made) |
Minggu, 12 Agustus 2018 pukul 02:00 |
1.
Putri Nurfadilah 2.
Baiq Armiana Malahayati 3.
Anisa Arimurti |
Terealisasikan |
|
Ø BERPARTISIPASI PENGISIAN DATA NASABAH PENERIMA BANTUAN
DARI BANK BNI |
Mempermudah pihak bank BNI untuk melayani pengisian data nasabah. |
Kelompok tani menandatangani berkas-berkas yang di perlukan |
Kepompok Tani. |
Mengarahkan nasabah untuk menandatangani berkas-berkas yang di
perlukan. |
Selasa, 28 Agustus 2018 |
1.
Novalia Pertiwi 2.
Taslim Pua Gading. |
Terealisasikan |
|
Ø IKUT
SERTA DALAM PEMUPUKAN TANAMAN KOPI MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK (AJIFOL DAN
AMINA) DARI PERUSAHAAN AJINOMOTO |
Mengenalkan Pupuk Organik ke masyarakat sekitar agar belarih dari
pupuk kimia menjadi pupuk organic. |
Hasil produksi yang bebas dari bahan kimia. |
Kepompok Tani dan Masyarakat sekitar yang mempunyai kebun kopi. |
Menjelaskan dan mempraktekkan |
Kamis, 09 Agustus 2018 (Pemupukan menggunakan Ajifol) Selasa, 28 Agustus 2018 (Pemupukan menggunakan Amina) |
Sidqon
Akhsani |
Terealisasikan |
|
3.Bidang
Kesehatan IKUT
SERTA DALAM AKTIFITAS POSYANDU |
Memperoleh kemudahan untuk mendapatkan informasi dan
pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi, dan anak balita. Untuk memantau pertumbuhan anak balita sehingga tidak
menderita gizi kurang/gizi buruk. Untuk memantau berat badan dan memperoleh vitamin A dan
suntik polio bagi bayi dan balita. |
Untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan bayi dan
balita |
Bayi dan balita |
Melakukan penimbnagan badan, ukur tinggi badan dan
pemberian vitamin A serta suntik polio |
Senin, 13 Agustus 2018 |
Mariyana |
Terealisasikan |
|
4.Bidang
Teknologi. PENYULUHAN DAN SOSIALISASI “BAHAYA
LATEN NARKOBA SERTA BIJAK DALAM BERMEDSOS” |
Siswa
diharapkan dapat lebih mengenal bahaya yang didapat dari penggunaan Narkba. Dapat
mengarahkan siswa agar tidak terjerumus pada Narkoba. Siswa
diharapkan dapat memanfaatkan media sosial dengan bijak. Siswa
diharapkan dapat menghindari efek negative dari bermedia sosial |
Sebagai
pengetahuan bagi siswa tentang bahaya
narkoba bagi dirinya. Sebagai
sebuah referensi sehingga siswa bisa mengerti tentang jenis-jenis narkoba. Sebagai
pengetahuan bagi siswa manfaat serta
bahaya bermedia sosial.. |
Seluruh
siswa MTs. AL-MUSHOLLIYAH |
Mengunjungi
serta memberikan penyuluhan dan sosialisasi di MTs.Al-Musholliyah |
Sosialisasi di laksanakan pada tanggal 03September 2018 di MTs.Al-Musholliyah, Pukul 12.30 -2.30
WIB. |
1. Naashilul
Umam. 2. Esty Kusuma
A. 3. Novalia Pratiwi |
Terealisasikan |
|
5.Bidang
Keagamaan Ø SAFARI TAHLIL BERSAMA JAMAAH SETIAP RT (PUTRA) DAN
SAFARI JAMAAH MAULID DIBA’ SETIAP JUMAT SIANG (PUTRI) |
Meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan berbaur dengan masyarakat |
Membangun tali silaturrahim antara anggota kkn dan warga sekitar |
Jamaah Kelompok tahlilan dan
maulid diba’ |
Ikut serta dalam kegiatan safari tahlil dan maulid diba’ |
Setiap malam jumat dan jumat siang |
Iqbal Ramadhan |
Terealisasikan |
|
Ø TASYAKURAN
DAN PENGAJIAN UMUM DALAM RANGKA PERPISAHAN |
Untuk berpamitan dan meningkatkan tali silaturrahim antara warga
desa tamanasri dengan anggota kkn 24 |
Mempererat talisilaturrahim keluarga besar tamanasri dan keanggotaan
kkn 24 |
Warga desa dan Tokoh Agama |
Tausiyah dan Pengajian
bersama |
Jum’at, 07 September 2018 |
1. Muhammad
Dimas Albidin 2. Marissa |
Terealisasikan |
|
DPL, Dr. Afifuddin, S. Ag. M.Si. |
Kordes, Iqbal Ramadhan |
|
Menyetujui, Kepala
Desa/Lurah Joko Widodo |
|
|
4.3. PELAKSANAAN PROGRAM
Ø Hasil yang Dicapai dari Pelaksanaan
Program
|
NO |
JENIS PROGRAM |
CAPAIAN KEBERHASILAN |
|
1 |
SOSIALISASI KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENUJU MASYARAKAT MANDIRI |
98% |
|
2 |
PEMBUATAN PLANK NAMA JALAN DI
DUSUN KAMPUNGANYAR |
98% |
|
3 |
PEMBELAJARAN SEKALIGUS
PRAKTIK BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK. |
98% |
|
4 |
PENGAJARAN MADRASAH IBTIDAIYAH DAN PENGAJARAN TPQ |
98% |
|
5 |
SOSIALISASI
PENYEMBELIHAN TERNAK QURBAN DAN CARA MENDAPATKAN DAGING YANG AMAN SEHAT UTUH
HALAL (ASUH) |
90% |
|
6 |
LOMBA-LOMBA
DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT RI KE-73 |
95% |
|
7 |
PENDAMPINGAN
PKH |
95% |
|
8 |
BERPARTISIPASI PENGISIAN DATA NASABAH PENERIMA BANTUAN
DARI BANK BNI |
98% |
|
9 |
IKUT SERTA
DALAM PEMUPUKAN TANAMAN KOPI MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK (AJIFOL DAN AMINA)
DARI PERUSAHAAN AJINOMOTO |
95% |
|
10 |
IKUT SERTA DALAM AKTIFITAS POSYANDU |
90% |
|
11 |
PENYULUHAN DAN SOSIALISASI “BAHAYA LATEN NARKOBA SERTA
BIJAK DALAM BERMEDSOS” |
95% |
|
12 |
SAFARI TAHLIL BERSAMA JAMAAH SETIAP RT (PUTRA) DAN
SAFARI JAMAAH MAULID DIBA’ SETIAP JUMAT SIANG (PUTRI) |
90% |
|
13 |
TASYAKURAN DAN
PENGAJIAN UMUM DALAM RANGKA PERPISAHAN |
95% |
Hambatan-hambatan yang dihadapi dalam
pelaksanaan KKN PPM di Desa Tamanasri tahun 2018
antara lain :
a. Sosialisasi Kewirausahaan
menuju masyarakat mandiri, terdapat hambatan
berupa kurangnya kesadaran masyarakat bahwa berwirausaha tidak harus dengan modal yang besar
bahkan kegiatan sehari-hari juga bisa dijadikan sebagai media berwirausaha.
b. Penyuluhan tentang bagaimana cara penyembelihan dan penyimpanan hewan
qurban secara aman, sehat, utuh dan halal (ASUH) terdapat hambatan yaitu
keterlambatan acara karena kurangnya
audiens yang memenuhi undangan .
c. Pemberdayaan Infrastruktur terdapat kendala waktu
yang terbatas dan terbenturnya
jadwal kegiatan dengan kegiatan yang
lain.
d. Pembelajaran di TPQ dan Madrasah terdapat beberapa kendala
diantaranya sulitnya berinteraksi dengan menyesuaikan berbagai karakter santri
dalam proses pembelajaran
dikarenakan sebagian besar penduduk desa menggunakan bahasa madura, dan bagaimana
metode belajar mengajar yang tepat sesuai degan metode pendidikan karena tidak
ada satupun anggota kelompok yang berasal dari fakultas Pendidikan.
e. Penyuluhan bahaya Narkoba dan penggunaan Media sosial terdapat
kendala diantaranya peserta
yang kurang bisa dikondisikan karena
jumlahnya yang melebihi kapasitas ruang yang disediakan
f. Adapun kendala dalam kegiatan penyuluha
dan praktek penanaman serta perawatan tanaman hidroponik antara lain jumlah
tanaman yang kurang sehingga tiap peserta tidak bisa memiliki, dan alat untuk
perawatan yang masih asing bagi peserta.
g. Dalam kegiatan pemupukan tanaman kopi
dengan menggunakan pupuk organik (ajifol dan amina) memiliki kendala pada waktu
karena penetapan waktu yang mendadak dan terkadang berbenturan dengan agenda
lain.
h. Kegiatan pendampingan PKH memiliki kendala
pada peserta, yakni ketua PKH yang sulit dihubungi dan kurangnya keinginan
parra peserrta untuk berwirausaha.
i.
Kendala
yang dialami dalam kegiatan safari tahlil dan maulid diba’ antara lain waktu
yang berbenturran dengan kegiatan lain sperti pada malam jumat diposko
mengadakan sholat tasbih berjamaah dan ketika jum’at siang berbenturan dengan
pengajarran TPQ
j.
Dalam
kegiatan pengisian data nasabah penerima bantuan dari bank BNI memiliki kendala
yakni nasabah penerima bantuan rata-rata dalam renta usia diatas 45 tahun dan
kurang lancar dalam kegiatan menulis dan
membaca.
k. Dalam kegiatan loma-lomba memperingati HUT
RI yang ke-73 yang dilakukan pada 19 Agustus memiliki kendala pada tempat
kegiatan, karena pada tanggal 11 sampai 23 fasilitas umum desa seperti
balaidesa, lapangan, jalan raya harus disterilkan untuk mempersiapkan kegiatan
KPN
l.
Dalam
kegiatan posyandu memiliki kendala ketidakmerataan pemberian imunisasi pada
balita karena tidak semua orang tua sadar bahwa imunisasi penting untuk
anak-anak
m. Kegiatan Pengajian umum dalam rangka
perpisahaan memiliki kendala tamu undangan yang datang tidak tepat waktu
sehingga acara juga berjalan lebih lambat.
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Pelaksanaaan kegiatan KKN
sangat bermanfaat bagi mahasiswa, selain menambah wawasan serta pengalaman.
Kegiatan KKN PPM juga melatih mahasiswa untuk memecahkan permasalahan yang di
hadapi di lapang baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
5.2 Saran-saran
Perlu adanya kegiatan KKN
selanjutnya untuk memperbaiki dan meneruskan program kerja yang telah di
lakukan oleh kelompok 24 tahun 2018 khususnya sektor pengembangan
potensi desa dan pemberdayaan infrastruktur.Serta
perlunya pemantauan pokok permasalahan yang ada di desa untuk mencapai program
pengabdian dan bermasyarakat yang tepat dan bermanfaat.
Foto-Foto
Kegiatan KKN-PPM Unisma Kelompok 24
Desa
Tamanasri Kecamatan Ampelgading
|
NO |
Bidang |
Foto |
Judul |
|
|
Pemberdayaan Masyarakat |
|
Sosialisasi Kewirausahaan untuk Menuju Masyarakat
Mandiri |
|
2. |
Infrastruktur |
|
Pembuatan Plank Nama Jalan di Dusun Kampung Anyar |
|
3. |
Pemberdayaan Lingkungan |
|
Pembelajaran Sekaligus Praktik Budidaya Tanaman Hidroponik |
|
4. |
Pendidikan |
|
Pengajaraan Madrasah Ibtidaiyah |
|
|
|
|
Pengajaran
TPQ |
|
5. |
Pemberdayaan
Masyarakat |
|
Sosialisasi
Penyembelihan Ternak Qurban dan Cara Mendapatkan Daging yang Aman, Sehat,
Utuh, Halal. (ASUH) |
|
|
|
|
Lomba-lomba
dalam Memperingati Hut RI ke 73 |
|
|
|
|
Pendampingan
PKH (Program Keluarga Harapan ) |
|
|
|
|
Berpartisipasi
Pengisian Data Nasabah Penerima Bantuan dari Bank BNI |
|
|
|
|
Ikut Serta
dalam Pemupukan Tanaman Kopi Menggunakan Pupuk Organik (AJIFOL dan AMINA )
dari Perusahaan AJINOMOTO |
|
6. |
Kesehatan |
|
Ikut serta
dalam Aktifitas Posyandu |
|
7. |
Teknologi |
|
Penyuluhan
dan Sosialisasi Bahaya Laten Narkoba serta Bijak dalam Bermedia Sosial. |
|
8. |
Keagamaan |
|
Safari
Tahlil bersama Jama’ah setiap RT (Putra) Safari
Jama’ah Maulid Diba’ setiap Jum’at Siang
(Putri) |
|
|
|
|
Tasyakuran
dan Pengajian Umum dalam Raangka Perpisahan |
-
LAMPIRAN II
ARTIKEL ILMIAH
2.1
Pendahuluan
Berdasarkan undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
yang dimaksud Desaa dalah Kesatuan Masyarakat Hukum yang memiliki batas – batas
wilayah yang berwewenang untuk mengatur
dan mengurus kepentingan masyarakat setempat. Berdasarkan asal-usul dan
istiadat setempat yang diakui Pemerintah Negara Republik Indonesia.
Pada dasarnya, bahwa tiada masyarakat yang berhenti pada suatu titik.
Setiap masyarakat akan bergerak dari satu titik perubahan ketitik perubahan
lainnya. Bisa dikatakan bahwa
perubahan merupakan sebuah
keniscayaan yang harus diterima oleh suatu masyarakat dengan intensitas dan
eskalasi perubahan yang berbeda – beda. Ada masyarakat yang bisa meredam
perubahan sehingga laju perubahan
berjalan lambat dan berlangsung pada ruang yang terbatas. Fenomena ini bisa
terjadi pada masyarakat yang memiliki kearifan local ( local genius) sehingga
cukup resisten terhadap arus perubahan.
Desa
Tamanasri adalah salah satu desa yang berada di kecamatan Ampelgading kabupaten
Malang provinsi Jawa Timur, dengan jarak sekitar 63 km yang ditempuh kurang
lebih 2 jam dari pusat kota malang.
Memiliki ketinggian wilayah sekitar 700mdpl dengan suhu antara 29* - 31*C. Desa
Tamanasri terdiri dari dua dusu yaitu dusun Kampung Anyar dan Dusun Krajan.
Desa Tamanasri
merupakan desa awal sebagai perbatasan antara kecamatan Tirtoyudho dan
kecamatan Ampelgading, dengan batas wilayah sebelah barat desa Tirtoyudho,
sebelah timur desa Tirtomarto dan sebelah selatan desa Sonowangi.
Disana juga
terdapt peternakan ayam dan kambing namun tidak mendominasi di desa tersebut.
Sedangkan Dibidang organisasi dan kemasyarakatan desa Tamanasri memiliki
beberapa organisasi kemasyarakatan seperti :
1.
Karangtaruna
Karangtaruna
di desa Tamanasri ada namun pasif karena masalah internal dari anggotanya.
2.
PKK
PKK
didesa Tamanasri kurang aktif karena belum memiliki agenda khusus untuk
kegiatan pkk
3.
KOPWAN (Koprasi Wanita)
Organisasi
Kopwan desa Tamanasri bisa dibilang aktif karena meskipun tidak sering
mengagendakan sebuah kegiatan namun sering berpartisipasi dalam
kegiatan-kegiatan tertentu
4.
PKH (Proram Kelurga Harapan)
Kelompok
atau organisasi ini lebih aktif dari
pada kelompok organisasi lainnya sehingga ering mengadakan kegiatan
Untuk bidang pendidikan desa Tamanasri memiliki beberapa sekolah dan
tempat pengajaran ngaji TPQ yakni ada 1 SD, 1 MI, 1 MTs, dan 1 MA, untuk tempat
pengajaran ngaji masih sukarela bertempat dimushola atau rumah-rumah warga yang
bersedia. Pendidikan didesa tamanasri memiliki kekurangan difasilitas seperti
buku-buku pelajaran.
Budaya desa Tamanasri Mayoritas penduduk desa dalah etnis Madura dan
bahasa yang digunakan sehari-hari adalah bahasa Madura dan bahasa Jawa.
Untuk bidang perekonomian Mayoritas Penduduk Desa Tamanasri adalah
seorang petani Tebu dan Kopi, namun mayoritas adalah petani kopi, dengan
pengelolaannya masih dengan cara tradisional turun temurun, namun untuk
penggilingan kopi sudah menggunakan teknologi mesin.
Hanya saja untuk
untuk pemasaran produk kopi kurang, bukan hanya kurang dari segi metode
pemasarannya namun dari segi kerjasama antar masyarakat juga kurang, karena
kopi di suplai ke salah satu pemborong di Dampit secara individu belum punya
wadah kerjasama antar petani.Dan kopi tersebut di suplai dalam kondisi setengah
jadi.
Berbicara soal perekonomian desa
Tamanasri memiliki potensi yang sangat bagus hanya saja masyarakat tidak begitu
tertarik untuk mengembangkan potensi tersebut, maka dari itu KKN Keompok 24
desa Tamanari mengadakan sosialisasi Kewirausahaan Menuju Masyarakat mandiri sebagai program unggulan
yang merupakan salah satu bentuk usaha meningkan perekonomian masyarakat dengan
potensi yang sudah ada.
2.2
Landasan
Teori
Menurut John J.Kao berkewirausahaan adalah: usaha untuk menciptakan nilai
melalui pengenalan kesempatan bisnis, menejemen pengambilan resiko yang tepat,
dan melalui keterampilan komunikasi untuk memobilisasi seseorang,
manusia, uang dan bahan-bahan baku atau sumberdaya lain yang diperlukan
untuk lain yang diperlukan untuk menghasilkan proyek supaya terlaksana dengan
baik.
Menurut Robert
D.Hisrich, Berkewirausahaan adalah proses dinamis atau penciptaan tambahan
kekayaan-kekayaan diciptakan oleh individu yang berani mengambil resiko utama
dengan syarat-syarat kewajaran, waktu, dan komitmen karir atau penyediaan nilai
untuk berbagai barang dan jasa produk dan jasa tersebut tidak atau mungkin baru
atau unik, tetapi nilai tersebut bagaimanapun juga harus dipompa oleh usahawan
dengan penerimaan dan penempatan kebutuhan, keterampilan dan sumber-sumber
daya.
Pengertian
kewirausahaan menurut intruksi presiden RI No.4 tahun 1995; “Kewirausahaan
adalah semangat, sikap, prilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha
atau kegiatan yang mengarah pada upaca mencari, menciptakan, menerapkan cara
kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka
memberikan pelayanan yangh lebih baik dan memperoleh keuntungan yang lebih
besar.
Setiap Wirausaha
memiliki fungsi pokok antara lain sebagai berikut:
1.
Membuat keputusan-keputusan penting dan mengambil
resiko tentang tujuan dan sasaran perusahaan.
2.
Memutuskan tujuan dan sasaran perusahaan.
3.
Menetapkan bidang usaha dan pasar yang akan dilayani.
4.
Menghitung skala usaha yang diinginkannya.
5.
Menentukan modal yang diinginkan (modal sendiri atau
modal dari luar).
6.
Memilih dsan mernetapkan kreteria
pegawai/karyawan dan memotivasinya.
7.
Mengendalikan secara efektif dan efesien.
8.
Mencari dan menciptakan cara baru.
9.
Mencari terobosan baru dalam mendapatkan masukan atau
input serta mengelolahnya menjadi barang atau jasa yang menarik.
10. Memasarkan
barang dan jasa tersebut untuk memuaskan pelanggan dan sekaligus dapat
memperoleh dan mempertahankan keuntungan maksimal.
Sedangkan manfaat kewirausahaan yang dirumuskan oleh Thomas W Zimmerer et
al. (2005) adalah sebagai berikut:
- Memberi peluang dan kebebasan untuk
mengendalikan nasib sendiri memiliki usaha sendiri akan memberikan
kebebasan dan peluang bagi pebisnis untuk mencapai tujuan hidupnya.
Pebisnis akan mencoba memenangkan hidup mereka dan memungkinkan mereka
untuk memanfaatkan bisnisnya guna untuk untuk mewujudkan cita-citanya.
- Memberi peluang melakukan perubahan
Semakin banyak bisnis yang memulai usahanya karena mereka dapat menagkap
peluang untuk melakukan berbagai perubahan yang menurut mereka sangat penting.
Mungkin berupa penyediaan perumahan sederhana yang sehat dan layak pakai, dan
mendirikan daur ulang limbah untuk melestarikan sumber daya alam yang terbatas,
pebisnis kini menemukan cara untuk mengombinasikan wujud kepedulian mereka
terhadap berbagai masalah ekonomi dengan sosial dengan harapan untuk menjalani
hidup yang lebih baik.
- Memberi peluang untuk mencapai potensi
diri sepenuhnya
Banyak orang menyadari bahwa bekerja di suatu perusahaan seringkali
membosanka, kurang menantang dan tidak ada daya tarik. Hal ini tentu tidak
berlaku bagi seorang wirausahawan, bagi mereka tidak banyak perbedaan antara
bekerja atau menyalurkan hobi atau bermain, keduanya sama saja. Bisnis-bisnis
yang dimiliki oleh wirausahawan merupakan alat untuk menyatakan
aktualisasidiri.Keberhasilan mereka adalah suatu hal yang ditentukan oleh
kreativitas, antusias, inovasi, dan visi mereka sendiri.Memiliki usaha atau
perusahaan sendiri memberikan kekuasaan kepada mereka, kebangkitan spiritual
dan mampu mengikuti minat atau hobinya sendiri.
- Memiliki peluang untruk meraih keuntungan
Walaupun pada tahap awal uang bukan daya tarik utama bagi wirausahawan,
keuntungan berwirausahawan merupakan faktor motivasi yang penting untuk
mendirikan usaha sendiri, kebanyakan pebisnis tidak ingin menjadi kaya raya,
tetapi kebanyakan diantara mereka yang menang menjadi berkecukupan.Hampir 75%
yang termasuk dalam daftar orang terkaya (Majalah Forbes) merupakan
wirausahawan generasi pertama. Menurut hasil penelitian, Thomas stanley dan
William Danko, pemilik perusahaan sendiri mencapai 2/3dari jutawan Amerika
serika. “Orang-orang yang bekerja memiliki perusahaan sendiri empat kali lebih
besar untuk menjadi jutawan daripada orang-orang yang bekerja untuk orang lain
(karyawan perusahaan lain).
- Memiliki peluang untuk berperan aktif
dalam masyarakan dan mendapatkan pengakuan atas usahanya
Pengusaha atau pemilik usaha kecil seringkali merupakan warga masyarakat
yang paling dihormati dan dipercaya.Kesepakatan bisnis berdasarkan kepercayaan
dan saling merhormati adalah ciri pengusaha kecil.Pemilik menyukai kepercayaan
dan pengakuan yang diterima dari pelanggan yang telah dilayani dengan setia
selam bertahun-tahun.Peran penting yang dimainkan dalam sistem bisnis
dilingkungan setempat serta kesadaran bahwa kerja memilki dampak nyata dalam
melancarkan fungsi sosial dan ekonomi nasional adalah merupakan imbalan bagi
manajer perusaan kecil.
- Memiliki peluang untuk melakukan sesuatu
yang disukai dan menumbuhkan rasa senang dalam mengerjakan
Hal yang didasarkan oleh pengusaha kecil atau pemilik perusahaan kecil
adalah bahwa kegiatan usaha mereka sesungguhnya bukan kerja.Kebanyakan
kewierausahawan yang berhasil memilih masuk dalam bisnis tertententu, sebab
mereka tertarik dan mrenyukai pekerjaan tersebut.Mereka menyalurkan hobi atau
kegemaran mereka menjadi pekerjaan mereka dan mereka senang bahwa mereka
melakukannya.Wirausahawan harus mengikutu nasihat Harvey McKey. Menurut McKey:
“Carilah dan dirikan usaha yang anda sukai dan anda tidak akan penrnah
terpaksa harus bekerja sehari pun dalam hidup anda” Hal ini yang
menjadi penghargaan terbesar bagi pebisnis/wirausahawan bukan tujuannya,
melainkan lebih kepada proses atau perjalanannya.
2.3
Metode
Penelitian
Ø Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan didesa Tamanasri kecamatan Ampelgading
kabupaten Malang dengan cara bersilaturrahim dan wawancara secara langsung
kepada masyarakat desa, selain itu dari beberapa kegiatan KKN Kelompok 24 yang
melibatkan masyarakat juga merupakan sumber data yang dapat kami dianalisis
Ø Jenis
Penelitian
Sumber data penelitian tindakan ini meliputi masyarakat Desa Tamanasri,.
Adapun teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan cara sebagai berikut.
a. Metode Observasi
Observasi adalah suatu cara pengumpulan data dengan pengamatan langsung
dan pencatatan secara sistematis terhadap obyek yang akan diteliti. Observasi
dilakukan agar peserta KKN-PPM dapat menilai sebagaimana besar kemauan
masyarakat dalam berwirausaha.
b. Dokumentasi
berupa foto-foto kegiatan pelaksanaan penelitian tindakan di lapangan, dari
awal pelaksanaan kegiatan sampai penutupan.
Dari situ kita dapat menilai partisipasi masyarakat, serta minat
masyarakat ketika ada agenda untuk pembuatan taman baca.
2.4
Analisis dan
Pembahasan
Dari
hasil observasi serta dokumentasi dapat di temukan bahwa masyarakat Desa
Tamanasri membutuhkan dorongan serta motifasi untuk menjadi masyarakat mandiri
dengan berwirausaha, karena pihak masyarakat sudah memiliki potensi alamnya
sendiri namun kurang memiliki kemauan untuk mengembangkanya dibuktikan dengan
hasil panen potensi alam mereka dijual kepengepul dalam kondisi setengah jadi
dan berada di kecamatan lain sehingga potensi alam yang mereka miliki secara
tidak langsung menjadi ciri khas yang dimiliki daerah lain.
-
LAMPIRAN III
POWER POINT

















CR-057 : Eka Wahyu Setyo Rini












































Komentar
Posting Komentar