ACTING
ACTING
Pembelajaran aktif "acting" strategi pembelajaran yang paling baik adalah yang
melibatkan siswa berlaku aktif dalam
praktik.

Model pembelajaran aktif “acting” ini agar pelaksanaannya
efektif dan efisien maka dibutuhkan beragam pendukung pada proses belajar
mengajar yang dilakukan.
Pembelajaran
aktif “acting” adalah satu model pembelajaran di mana
terdapat suatu kesatuan beragam strategi-strategi pembelajaran yang dapat
berbentuk beragam cara untuk membuat
peserta didik menjadi aktif dalam belajar. Keaktifan siswa untuk belajar dapat muncul
dalam berbagai bentuk. Tetapi,
keaktifan di sini harus memiliki satu karakteristik keaktifan yang penting
yaitu harus ada keterlibatan intelektual, emosional dalam
kegiatan belajar, untuk memperoleh
pengetahuan. Untuk ini siswa
harus melakukan sesuatu sehingga ia memperoleh pengalaman langsung dalam
pembentukan keterampilan.
John
Dewey adalah seorang filsuf dari Amerika
Serikat, Ia menjadi guru besar dalam bidang filsafat. Menurut Dewey, tugas filsafat
adalah memberikan pengarahan bagi perbuatan nyata dalam kehidupan. Dewey di
dalam ilmu pendidikan ia menganjurkan teori dan metode learning by doing.
Belajar aktif merupakan
perkembangan teori learning by doing (1859-1952). Dewey menerapkan prinsip-prinsip “learning by doing”, bahwa siswa perlu
terlibat dalam proses belajar secara spontan. Dari rasa keingin tahuan siswa
terdapat hal-hal yang belum diketahuinya, maka akan dapat mendorong
keterlibatan siswa secara aktif dalam suatu proses belajar. Belajar aktif
berguna untuk menumbuhkan kemampuan belajar aktif pada diri siswa serta
menggali potensi siswa dan guru untuk sama-sama
berkembang dan berbagi pengetahuan keterampilan, dan pengalaman.
Coba anda bayangkan
diri anda sebagai seorang artis Film. Anda pasti akan dituntut untuk bisa
memainkan sebuah peran sesuai dengan yang dikehendaki si pembuat fim. Disini
anda berkemungkinan untuk disuruh menangis, marah, beritngkah preman atau lain
sebagainya. Yang kesemuanya ini bisa jadi berbanding terbalik dengan karakter
asli anda.

Namun itulah letak
menariknya, si pemain film akan mendapatkan pengalaman serta kesan baru setelah
melakukan kegiatan akting. Yang akhirnya ia akan selalu teringat akan peran apa
yang sudah dimainkannya, apa saja yang sudah dilakukannya dan lain sebagainya.
Nah di dalam dunia
pendidikan, ada sebuah model pembelajaran yang mana didalamnya siswa akan
dituntut untuk melakukan suatu keaktifan dalam bentuk acting. Salah satu nya
dalam model pembelajaran aktif “acting” ini
adalah bermain peran.
Bermain peranan, titik
fokusnya terletak pada keterlibatan emosional serta pengamatan indera ke dalam
situasi permasalahan nyata yang dihadapi. Melalui model bermain peran ini,
diharapkan para siswa bisa : Mengeksplorasi perasaannya, Mendapatkan wawasan
tentang nilai, sikap dan persepsinya, Mengembangkan sikap serta keterampilan
dalam ,Memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi, Mengeksplorasi inti dari
masalah yang diperankan melalui berbagai teknik/cara.
Langkah-langkah :
|
Kelebihan
|
|
Kelemahan
|
|



Komentar
Posting Komentar